Guys, sekilas memang terlihat uuuh, so sweet... Kayak di ftv-ftv! Tapi
apa itu keren? Maco? Romantis? Pria jantan? Terus kalian suka sama cowok yang
suka modus? Suka sama cowok yang suka nembak cewek? Suka sama cowok yang punya
mantan banyak?
Guys, jangan langsung terkesima ketika melihat seorang lelaki menyatakan
cintanya padamu, jangan langsung berfikir waaah maco bangeeet ketika
melihat seorang cowok melancarkan modusnya pada seorang wanita pujaan hatinya.
Kalian justru harusnya merasa jijik, sebal, kesel, sama cowok tipikal
yang seperti itu... Kenapa?
Orang-orang BAIK dan tidak dirajai nafsu bisa dilihat dari caranya
mencintai seseorang. Apakah dia justru mencoba mendekati orang yang dicintainya?
Atau justru menghindar dan membelokkan langkah ketika bertemu? Memintanya menjadi kekasihnya? Atau menjelma menjadi sosok
yang seakan tak pernah peduli? Memandanginya
terus menerus? Atau menundukkan kelopak mata? Manja
dihadapannya? Atau justru bersikap dingin?
Orang-orang terjebak dalam doktrin, "diam-diam mencintai itu sakit", sehingga mereka cenderung berpikir bahwa “cinta yang diungkapkan akan menimbulkan kelegaan tersendiri”. Orang-orang pun berbondong-bondong menembak si ini dan si itu, tradisi pacaran menjamur dimana-mana. Mencintai dalam diam dianggap sebagai suatu perkara menyedihkan. Sehingga orang merasa ‘merana’ dengan hanya mencintai namun hanya mampu menatap dari kejauhan...
Orang-orang terjebak dalam doktrin, "diam-diam mencintai itu sakit", sehingga mereka cenderung berpikir bahwa “cinta yang diungkapkan akan menimbulkan kelegaan tersendiri”. Orang-orang pun berbondong-bondong menembak si ini dan si itu, tradisi pacaran menjamur dimana-mana. Mencintai dalam diam dianggap sebagai suatu perkara menyedihkan. Sehingga orang merasa ‘merana’ dengan hanya mencintai namun hanya mampu menatap dari kejauhan...
Padahal... Ada hadits yang menyatakan, “Orang yang mencintai
karena Allah, dan ia diam dalam perasaan cintanya, akan mati dalam keadaan
syahid”.
NAHLOH!
This is the point! Kalian bisa masuk surga hanya dengan cara DIAM SAJA
dalam mencintai! Tanpa modus, tanpa nembak, tanpa pacaran. Kalian cukup diam
ketika merasakan perasaan cinta, dan surga di tanganmu! Betapa ruginya kalian,
rela menukarkan sebuah janji surga hanya dengan sebuah status ‘pacaran’. RUGI
BANGEEET! Udah gitu, pacar kalian itu belum tentu jadi pendamping hidup
kalian di masa depan nanti, lagi! Meskipun memang ke-shahihan hadits ini
masih diragukan, tapi tidak ada salahnya, kan, kita mengambilnya untuk menjadi
bahan perbaikan diri? ;)
Lagipula, kesenangan macam apa yang didapat dalam "Aku sayang kamu-aku juga"? Saya kira dalam kasus ini berlaku persamaan matematis: kesenangan duniawi=dosa. Ketika kalian saling menggombali, ada JANJI SURGA yang kalian bakar sia-sia, hanya demi sebuah “Aku sayang kamu-aku juga”!
Biarkan gejolak itu tetap di dadamu. Kenapa harus diledakkan melalui lidahmu? Manusia mesti bisa mengendalikan nafsunya. Termasuk nafsu itu hasrat memiliki sesosok anak manusia ketika tengah jatuh cinta!
Lagipula, kesenangan macam apa yang didapat dalam "Aku sayang kamu-aku juga"? Saya kira dalam kasus ini berlaku persamaan matematis: kesenangan duniawi=dosa. Ketika kalian saling menggombali, ada JANJI SURGA yang kalian bakar sia-sia, hanya demi sebuah “Aku sayang kamu-aku juga”!
Biarkan gejolak itu tetap di dadamu. Kenapa harus diledakkan melalui lidahmu? Manusia mesti bisa mengendalikan nafsunya. Termasuk nafsu itu hasrat memiliki sesosok anak manusia ketika tengah jatuh cinta!
Dan... sebaliknya... Ketika kalian ditembak oleh seorang cowok,
jangan ragu untuk MENOLAKNYA. Kenapa? Karena dengan dia yang memintamu menjadi
pacarnya itu cukup mengindikasikan bahwa DIA bukanlah lelaki baik-baik. DIA
hanya sekedar lelaki yang menuruti kemauan hawa nafsunya! Sudikah kalian
dimiliki oleh lelaki yang hanya dirajai hawa nafsunya saja? Jangan harap dia
hanya mencintaimu selamanya, karena jika dia berani menyatakan cintanya padamu,
maka dia juga akan berani menyatakan cintanya pada perempuan-perempuan lain
selain kamu! Kalau memang kalian sudah menyukainya sejak dulu dan tidak mungkin
menolak seseorang yang kalian cintai, seharusnya dengan dia meminta kamu
menjadi pacarnya sudah cukup memberitaumu bahwa dia tidak pantas kamu cintai,
karena dia hanya sekedar lelaki yang suka menuruti hawa nafsunya saja!
Ingat! Dalam pacaran, meskipun HANYA SEKEDAR SMS-AN, tetap saja itu
namanya ZINA. Zina apa? Zina hati! Karena hati kita akan berbunga-bunga membaca
pesan cinta dari seseorang yang masih belum halal bagi kita... Jadi, gak ada
yang namanya PACARAN SEHAT. Semua jenis pacaran itu zina! Teman-teman mau
terjerumus dalam dosa zina? Meskipun cuma SMS-an, tetap saja lho, dosanya, dosa
zina! Dosa besar! Hiiih, naudzubillahi min dzalikkk...
Jadi, cukup DIAM. Diam-diam menyukai seseorang. Diam-diam
mengagumi. Kalau memang rasa cinta kita benar-benar menggebu-gebu dari dalam
rongga dada, dan kamu menginginkan dia menjadi pendamping hidupmu selamanya
karena akhlaq dan keimanannya yang luar biasa, cukup diam-diam berkata dalam
hati: “Ya Allah, saya ‘cup’ dia ya! Saya ingin dia menjadi jodoh saya!” Cukup
booking dia dalam hati. Tidak ada pacaran. Tidak ada tembak-menembak. Cukup
diam-diam berdoa pada Allah semoga jika dia juga suka sama kamu dia cepat
dibukakan pintu hatinya oleh Allah untuk segera mendatangi orang tuamu dan
meminangmu...
Insya Allah, Allah tau kok yang terbaik. Jika memang kamu mencintai
orang yang salah, Allah akan matikan rasa cinta dalam hatimu. Jika memang dia
benar jodoh kamu, kalian PASTI akan bersatu... Yang kalian perlu lakukan hanya
pasrah dalam penghambaan diri kepada Allah dan berserah diri pada apapun yang
Allah putuskan... Biarkan Allah menjadi satu-satunya pelukis jalan hidupmu...
Kalian tidak perlu ikut-ikutan menggambar takdir dengan ‘pacaran’ dengan alasan
‘takut diambil orang’. Cukup diam. Cintai dia dalam diam. Lebih halal dan lebih
nikmat, lho! J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar