Pohon dibawah mercusuar.
Di pekat malam tanpa bulan. Diberangus dingin beku dan akar bintan.
Dia cuma bayang-bayang di gugusan lokan.
Pohon itu bertelanjang dada merunuti pasang. Dirayapi gulungan
ombak tanpa bertuntunan. Ada kisah yang ditinggalkannya, dari hari-hari
berbintang kejora pekarangan rumah.
Di senja ia sempat bertutur mengenai orang terkasih. Yang
disangkarkannya sebongkah cinta namun tak pernah peduli. Tapi mercusuar diam, tak
peduli.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar